Kamu sering melihat generasi muda mengalami tekanan mental akibat persaingan karier. Banyak orang mengejar uang sampai lupa istirahat. Sebagian orang lain memilih lari dari kenyataan karena takut gagal. Tradisi spiritual Hindu mengenalkan prinsip Moksartham Jagadhita ya ca iti Dharma untuk menjawab masalah ini.
Prinsip ini berarti tujuan hidup manusia adalah mencapai kebebasan spiritual dan kesejahteraan duniawi berdasarkan nilai kebenaran atau Dharma. Jagadhita merujuk pada kebahagiaan fisik, kemakmuran materi, dan kehidupan sosial yang tertib. Moksa merujuk pada ketenangan batin, kesehatan mental, dan kebebasan jiwa dari keterikatan duniawi. Dharma menjadi fondasi moral agar tindakan kita tetap berada pada jalur yang benar.
Bagi generasi muda, konsep ini sangat relevan. Kamu tidak perlu memilih antara menjadi orang kaya atau menjadi orang tenang. Prinsip ini mengajarkan kita untuk menyeimbangkan keduanya. Kita butuh uang untuk membayar sewa tempat tinggal, membeli makanan sehat, dan membiayai pendidikan. Kita juga butuh pikiran yang tenang agar tidak tumbang oleh stres kerja.
Data dari survei kesehatan mental menunjukkan peningkatan kasus kecemasan pada pekerja usia muda di kota besar. Masalah ini muncul karena orang terlalu fokus pada capaian Jagadhita tanpa memikirkan aspek Moksa. Orang bekerja lembur setiap hari demi membeli barang mewah, tetapi mereka kehilangan waktu tidur dan ketenangan pikiran.
Kamu bisa menerapkan langkah nyata untuk meraih kedua tujuan ini di era sekarang.
- Pertama, bangun kemandirian finansial lewat kerja jujur. Kamu bisa bekerja sebagai desainer, pembuat konten, atau pengembang web. Pastikan pekerjaan kamu memberi manfaat bagi orang lain dan tidak menipu pihak mana pun. Langkah ini mewujudkan Jagadhita melalui jalur Dharma.
- Kedua, terapkan batasan tegas antara jam kerja dan waktu pribadi. Matikan notifikasi pesan kantor setelah jam kerja selesai. Langkah ini menjaga energi mental kamu dari kelelahan kronis.
- Ketiga, luangkan waktu lima belas menit setiap pagi untuk duduk hening dan mengatur napas sebelum membuka media sosial. Tindakan sederhana ini melatih pikiran kamu agar tetap fokus dan damai. Praktik ini menjadi wujud nyata dari upaya meraih Moksa dalam kehidupan sehari-hari.
- Keempat, gunakan sebagian penghasilan kamu untuk membantu sesama secara rutin. Membantu orang lain mengurangi sifat serakah dan memperluas rasa empati. Keseimbangan antara sukses finansial dan kedamaian batin membawa kebahagiaan hidup yang nyata.